Saturday, October 26, 2013
Hepatitis B
Imunisasi hepatitis B memberikan perlindungan terhadap inveksi virus hepatitis B yang dapat menyebabkan kerusakan hati berat hingga kanker hati. Negara kita adalah salah satu endemis hepatitis B. Satu di antara 7 orang Indonesia mengidap hepatitis B. Imunisasi hepatitis B diberikkan dengan cara disuntikkan pada paha sisi luar dan disuntikkan sebelum bayi berusia 12 jam. Pada bayi prematur, imunisasi hepatitis B perlu ditunda hingga berat badan bayi mencapai 2.000 gram atau berusia 2 bulan (yang tercapai lebih dulu). Kejadian pasca-imunisasi yang terjadi umumnya hanya reaksi (kemerahan atau sedikit bengkak) pada lokasi suntikan yang ringan dan akan hilang sendiri. Demam amat jarang timbul akibat hepatitis B. jadwal imunisasi selanjutnya adalah pada usia 1 bulan dan 6 bulan (sesuai rekomendasi Dokter Anak Indonesia/IDAI) karena respons antibodi yang paling optimal terjadi pada jarak tersebut. Namun, imunisasi hepatitis B dapat juga diberikan dalam 3 bulan berturut-turut (selang1 bulan) sesuai dengan kebijakan Kementrian Kesehatan. Tidak ada istilah terlambat untuk imunisasi hepatitis B. Jika terlambat, imunisasi tetap dapat dan harus segera diberikan.
Labels:
Imunisasi
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment